BALIKPAPAN, KACE — Sandeq milik Rektor UNM Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.TP., IPU., ASEAN Eng (PHS) berhasil finish pertama di Pantai Lamaru, Balikpapan pada Festival Sandeq 2022.
Punggawa Sandeq Insya Allah Merpati, Muslim mengaku sangat bersyukur timnya bisa sampai dengan selamat di Kalimantan Timur. Hal ini merupakan sejarah dalam gelaran Sandeq Race yang telah berlangsung sejak 1995 silam.
Menurutnya, Rute Mamuju – Pulau Ambo diakui Muslim sangat menantang. Angin dan hujan deras bahkan membuat beberapa Sandeq rusak. Salah satunya Sandeq Berlian 99, yang harus kembali ke Majene, karena mengalami kerusakan fatal.
“Itu tantangan luar biasa, kencangnya ombak. Badai besar, tapi namanya pelaut kita harus kuat,” ungkapnya.
Sementara Panitia Festival Sandeq 2022, Ridwan Alimuddin mengatakan, secara keseluruhan perjalanan dari Pulau Salissingan menuju Balikpapan berjalan lancar. Ada beberapa perahu Sandeq yang bahkan membuka layar alias tidak diderek seperti kebanyakan Sandeq lainnya.
Sebelumnya, Perahu sandeq Merpati Putih milik PHS yang juga Ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Provinsi Sulawesi Selatan ini, berhasil menjadi juara umum ke dua di Festival Sandeq 2022.
Bahkan, di etape ke dua 1 September 2022 lalu, Merpati Putih berhasil menjadi jawara mengalahkan 34 perahu lainnya.
Merpati Putih berhasil mengungguli rival – rivalnya seperti Cahaya Sulbar yang disponsori Polman Jago, Sinar Banggae dan Cahaya Mandar pada klasemen akhir.
Di ajang ini, dua perahu sandeq milik PHS, yakni Insya Allah Merpati dan Merpati Putih ikut pada ajang bergensi tersebut. Kedua perahu itu sama-sama asal Kabupaten Majene. (*)







