Keterangan : Ilustrasi
KACE – Kelapala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Rosmini, menginformasikan bahwa gagal ginjal akut sudah ada sejak bulan Agustus. Hal itu disampaikannya pada Senin (24/10) kemarin.
Rosmini menjelaskan, dimana laporan yang diterimanya bahwa kasus gagal ginjal akut ini terjadi pada periode sejak Agustus hingga Oktober.
Di mana pada bulan Agustus ada empat anak yang dilaporkan meninggal dunia dan bulan Oktober ada satu orang anak meninggal dunia,” ungkapnya.
Adapun dalam priode tersebut terjadi 8 kasus gagal ginjal akut pada anak. Delapan kasus gagal ginjal akut menyebabkan lima orang anak di Sulawesi Selatan meninggal dunia.
Dari kasus tersebut terdapat dua anak berhasil sembuh, sementara ada satu anak masih menjalani perawatan hingga saat ini.
“Status saat ini ada dua sembuh masih dirawat satu dan meninggal dunia lima orang,” katanya.
Rosmini meminta para orang tua untuk memperhatikan kondisi anaknya, apalagi jika mengalami demam untuk segera membawa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan medis.
“Kalau rujukan saat ini di Sulsel itu di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Karena di situ ada dokter ahli ginjal anak,” ujarnya.
Selain itu, kata Rosmini masyarakat juga harus memperhatikan urine anaknya jika mengalami demam dan diare.
“Kencingnya itu harus diperhatikan kalau berkurang atau tidak ada, harus segera dirujuk. Itu fungsi ginjal,” imbuhnya. (**)






