Berita  

In Memoriam Abriawan Abhe, Jurnalis Foto Penyayang Keluarga, “Sang Penghibur” Tetangga

Foto semasa hidup Abriawan Abhe. IST

GOWA, KACE — “Selamat jalan saudara, sahabat dan tetangga yang baik. Semoga amal ibadahmu diterima di sisi Allah”. Kalimat inilah yang pertama kali terlontar saat mendengar kabar bahwa Abriawan Abhe telah meninggal dunia di Rumah Sakit Pelamonia, Makassar, Rabu 2 Agustus 2023. Abhe wafat setelah dua pekan dalam keadaan koma.

Di mata tetangga, almarhum Abhe, sapaan akrabnya, dikenal sebagai sosok periang, penyayang keluarga dan penghibur.

Bagaimana tidak, setiap berkumpul bersama warga di Perumahan Bumi Batara Mawang, Abhe selalu menghibur dengan cerita – cerita lucunya.

“Semasa hidupnya, bisa dikata hampir setiap malam almarhum selalu menyempatkan waktunya berkumpul bersama kami para tetangganya, bercerita pengalamannya sebagai jurnalis, bercanda menghibur kami hingga tak terasa sudah larut malam,” tutur Mudassir, salah seorang tetangga almarhum.

Salah satu hal yang tak bisa dilupa dari seorang Abhe adalah sosoknya yang selalu ceria dan penyayang keluarga.

Senada dengan Mudassir, Asrul, tetangga lainnya menuturkan jika almarhum adalah bapak sekaligus suami yang baik bagi anak dan istrinya. Tak pernah sedikitpun Abhe mengeluh soal keluarganya.

“Kami para tetangganya mengenal almarhum merupakan pribadi yang baik, peduli dan punya jiwa sosial tinggi. Sama seperti kata Pak Mudassir, Abhe ini selalu menghibur, membuat kami tertawa,” kenangnya.

Atas nama pribadi dan keluarga, dirinya mengaku sangat kehilangan atas meninggalnya Abhe.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, Aamiin,” ucapnya.

Saripuddin Arham, tetangga Abhe lainnya juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, Bapak Arumi, panggilan Abhe di perumahan, merupakan pria yang tangguh dan selalu ceria.

Meski terlihat lelah sepulang beraktivitas, almarhum selalu menyempatkan waktu berkumpul bersama warga lainnya.

“Seakan tak kenal lelah, sepulang kerja pasti almarhum selalu hadir jika melihat kami berkumpul di pos ronda, bercerita hal – hal lucu yang membuat kami tertawa hingga lupa waktu. Hal itulah yang sulit kami lupakan dari seorang Abhe. Selaku ketua RT setempat dan atas nama keluarga kami turut berduka. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah,” tuturnya.

Banyak hal, lanjut dia, yang bisa dikenang dari jurnalis foto alumni Universitas Muhammadiyah  (Unismuh) Makassar ini. Terutama semangat dan karya – karyanya.

Diketahui, almarhum Abhe merupakan jurnalis foto di Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Makassar. Banyak hasil “jepretannya” yang berhasil mengantarkan dirinya sebagai pemenang di sejumlah kontes fotografi. (*)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *