MAKASSAR, KABARCELEBES.COM – Ketua Fraksi NasDem DPRD Makassar, Ari, menunjukkan komitmen penuh dalam membela hak-hak siswa di Kota Makassar yang saat ini menghadapi permasalahan status ilegal di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Dalam waktu dekat, Fraksi NasDem DPRD Makassar berencana memanggil Dinas Pendidikan Kota Makassar guna meminta klarifikasi terkait temuan yang mengkhawatirkan ini. Ari menegaskan bahwa sebagai perwakilan rakyat, DPRD tidak akan tinggal diam atas permasalahan yang berpotensi merugikan masa depan para siswa.
“Kami pasti selaku perwakilan rakyat dalam waktu dekat ini akan melakukan pemanggilan pada Dinas Pendidikan terkait pernyataan Pak Wali Kota tersebut. Karena kami tidak bisa membiarkan ini lebih lama,” tegas Ari.
Permasalahan ini dianggap sebagai situasi yang mendesak dan membutuhkan perhatian serius. Ari menilai bahwa kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, Dinas Pendidikan Kota Makassar harus segera mencari solusi agar para siswa dengan status ilegal tersebut dapat tercatat di Dapodik. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap siswa di Kota Makassar mendapatkan hak pendidikan yang layak dan setara.
“Karena ini kan bukan kesalahan siswa atau orang tua siswa. Tapi ini adalah kesalahan atau kebobrokan dari sistem kerja pemerintah Kota Makassar, khususnya di Dinas Pendidikan Makassar,” tambah Ari dengan nada penuh keprihatinan.
Ari menegaskan pentingnya peran Pemkot Makassar dalam menyelesaikan masalah ini. Menurutnya, Pemkot harus bertanggung jawab untuk mengubah status siswa yang ilegal menjadi legal, sehingga mereka dapat menikmati hak-hak pendidikan secara penuh. Solusi terbaik, menurut Ari, adalah tindakan konkret dari Dinas Pendidikan Makassar dalam menangani persoalan ini.
“Terkait apa metode dan apa yang harus mereka lakukan, yah itu tanggung jawab Dinas Pendidikan dong. Karena anak-anak masuk sekolah melalui pendaftaran dan seterusnya,” jelasnya.







