MAKASSAR, KACE — Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar peringatan Nuzulul Quran di Masjid Nurul Ilmi, Selasa (19/4).
Dalam sambutannya, Rektor UNM Prof. Dr. Ir. Husain Syam, M.TP.,IPU, ASEAN Eng
Rektor UNM mengatakan, 17 Ramadhan adalah momentum turunnya Alquran pertama kali. Dimana Alquran merupakan pedoman atau petunjuk yang tidak akan menyesatkan umat manusia.
Menurutnya, salah keutamaan Ramadhan adalah diturunkannya Alquran. Sehingga, memperingati hari turunnya Alquran merupakan hal yang sangat penting. Bahkan, jangan sekadar diperingati, namun harus pula dimeriahkan.
“Masa hari kemerdekaan saja yang mesti dirayakan. Turunnya Alquran juga harus dimeriahkan karena merupakan petunjuk agar manusia tidak sesat,” kata Prof Husain.
Dirinya pun merasa bangga bisa menjadi bagian dari peringatan Nuzulul Quran kali ini. Ia kemudian mengajak para jemaah untuk berlomba masuk surga dengan menyumbang masjid Nurul Ilmi,baik dalam bentuk materi maupun yang lainnya.
Tidak hanya itu, Rektor UNM juga sangat mengapresiasi para penghafal Alquran. Salah satunya adalah lulusan sekolah menengah atas yang ingin masuk di UNM dijamin bebas tes. Syaratnya, kata Prof Husain, menghafal Alquran minimal 15 juz.
“Ini sebagai bagian tanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.
Menghafal Alquran, lanjutnya, saat ini juga bisa memanfaatkan teknologi sehingga lebih mumudahkan. Ia juga mengajak untuk selalu mencintai Alquran sekaligus mengamalkannya. Sebab, Alquran adalah petunjuk bagi semua umat.
“Kita bersyukur saat ini kita tidak lagi dihalangi oleh jarak dalam melaksanakan salat. Namun protokol kesehatan tetap harus dijaga,” tandasnya.
Tak lupa Rektor UNM juga menyumbangkan sejumlah uang kepada pengurus Masjid Nurul Ilmi sebagai rangkaian dari safari Ramadhan Rektor UNM dan jajarannya. (*)







