MAKASSAR.KACE — Dalam rangka pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru, Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam (PHS) memiliki banyak konsep sebagai masukan.
Salah satunya yakni bagaimana meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM). Dimana ada tiga sektor dan harus menjadi prioritas dalam rangka pemindahan IKN.
Ketiga sektor tersebut adalah pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat sebagai kekuatan ekonomi.
Menurut PHS, pendidikan merupakan hal paling mendasar yang perlu dikuatkan menyonsong IKN. Sama halnya dengan kesehatan. Faktor ini juga sangat penting sebagai penunjang.
Sementara di sektor ekonomi, peningkatan daya beli perlu ditingkatkan guna menunjang penguatan ekonomi.
Selain itu, PHS juga mendorong Pemerintah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ikut berperan aktif dan IKN. Pasalnya, potensi alam yang ada di dua daerah tersebut sangat besar.
Potensi itu, kata PHS, tentunya bisa dimanfaatkan sebagai kontribusi Kawasan Indonesia Timur (KTI) untuk IKN.
“Sebut saja salah satunya suplai material dari Sulsel dan Sulbar yang berkualitas. Tentu ini bisa digunakan membangun IKN,” cetus PHS.
Untuk itu, dibutuhkan sosialisasi yang komprehensif ke masyarakat secara luas sehingga IKN akan memberi arah baru dalam pemerataan pertumbuhan pembangunan dan kesejahteraan.
“Pemetaan kebutuhan IKN sesuai potensi KTI dan penerapan strategi akselerasi yang efektif juga diperlukan,”pungkasnya. (ww)







