Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki
MAKASSAR, KACE — Maraknya penculikan terhadap anak di Sulawesi Selatan, menuntut orangtua agar lebih ekstra melakukan pengawasan kepada anaknya.
Hal ini merespon motif penjualan organ ginjal dalam kasus pembunuhan yang dilakukan oleh dua orang remaja di Makassar.
Melihat hal tersebut, Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta) menuturkan, upaya pencegahan dan perlindungan anak mesti dibuat sedemikian rupa dan dilengkapi kegiatan sosialisasi dan advokasi.
Hal tersebut dilakukan untuk pemenuhan hak-hak anak guna mencegah anak-anak menjadi korban.
“Kasus penculikan anak ini pasti membuat para orangtua khawatir dan itu wajar. Saya pribadi sebagai orangtua merasakan hal itu,” ujar Panglima Ta’ di Makassar, Minggu 15 Januari 2023.
Menurutnya, upaya mencegah penculikan anak idealnya dilakukan oleh dua sisi, yakni orangtua dan anak itu sendiri.
Agar hal tersebut tidak terjadi, ia mengajak orangtua agar tidak lengah dan memperketat pengawasan kepada anaknya.
“Jangan lengah terhadap pengawasan kepada anak-anak kita. Mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi,”harapnya.
Eks Pangdam XIV Hasanuddin ini mengatakan, rasa aman akan tercipta jika orangtua aktif mengawasi dan mengontrol anak – anaknya.
“Ini sangat penting dilakukan agar tidak ada lagi kesempatan bagi mereka yang ingin berbuat jahat,” pungkasnya. (*)







