MAKASSAR, KABARCELEBES.COM – Seorang perempuan berkerudung yang videonya sempat viral karena diduga membawa kabur sepeda motor milik seorang warga di Makassar akhirnya berhasil diamankan. Bukan oleh aparat kepolisian, melainkan oleh orang tua korban bersama rekan-rekan ojek online (ojol) yang bergerak cepat menelusuri keberadaan pelaku.
Perempuan yang diduga pelaku kini telah diamankan di Polsek Tamalanrea untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, hingga saat ini sepeda motor milik korban belum juga ditemukan. Hal ini memicu kekecewaan dari pihak keluarga korban yang menilai pengembangan penyidikan berlangsung lamban.
IS, pemilik sepeda motor sekaligus ayah dari korban, mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap penanganan kasus ini. Ia menyebut bahwa anaknya hanya meminjam motor miliknya untuk bertemu dengan perempuan tersebut—yang kemudian ternyata berujung pada dugaan penipuan.
“Itu motor saya pak, saya pakai untuk kerja ojol. Waktu itu anak saya pinjam sebentar, tidak tahunya malah dibawa lari sama perempuan itu,” ujar Indra saat ditemui usai mendampingi anaknya memberikan keterangan tambahan di Polsek Tamalanrea, Kamis (17/7) pagi.
Menurutnya, anaknya sebagai korban telah dua kali dipanggil untuk memberikan keterangan kepada penyidik. Namun hasil sementara masih belum menunjukkan titik terang.
“Tadi pagi jam 10 anak saya diperiksa lagi. Tapi waktu saya ngobrol dengan penyidik, katanya pelaku tidak mau mengaku di mana dia jual itu motor. Jadi katanya pengembangan kasus ini akan sulit,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Indra mempertanyakan sikap penyidik yang seolah menggantungkan proses hukum hanya pada pengakuan pelaku. Ia khawatir, jika tidak ada langkah lebih tegas, keadilan bagi masyarakat kecil seperti dirinya hanya akan menjadi harapan kosong.
“Kalau begitu, bagaimana mi pak? Masa semua kasus penipuan akan susah diselesaikan kalau pelakunya diam saja? Jadi untuk apa pale kita bawa ke polisi?” katanya lirih.
Motor tersebut, lanjut IS, adalah satu-satunya alat kerjanya sebagai mitra ojol. Sehari-hari, motor itu ia gunakan untuk mengantar penumpang dan mencari nafkah untuk keluarganya.
“Kami harap polisi bisa serius. Motor itu bukan sekadar kendaraan, itu alat saya cari makan tiap hari,” tegasnya.
Sebelumnya, kasus ini sempat viral di media sosial. Dalam video yang beredar, seorang perempuan berkerudung terekam kamera diduga menggunakan modus ajakan makan untuk membuat korban lengah sebelum membawa kabur kendaraan.
Kini, publik menantikan keseriusan aparat kepolisian dalam menyelesaikan kasus ini dan mengembalikan hak korban yang terampas akibat tindak kejahatan tersebut.







