MAKASSAR, KABARCELEBES.COM –
Memakmurkan masjid adalah salah satu kewajiban bagi umat Muslim.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulsel Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta’) usai pengukuhan pengurus Yayasan Masjid Jami’ul Ihsan, Makassar periode 2025 – 2031, Sabtu 15 Agustus 2026.
Panglima Ta’ menekankan pentingnya kolaborasi dalam memakmurkan masjid. Sebab, dalam Islam, peran masjid sangatlah penting. Sejarah mencatat bahwa masjid menjadi pusat pergerakan dakwah dan penyebaran ilmu.
“Ini adalah pesan Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla. Saya juga mengingatkan seluruh pengurus masjid agar mengutamakan musyawarah mufakat dalam setiap program dan kebijakan,” ujarnya.
“Kalau perlu ibatkan juga seluruh jemaah atau masyarakat sekitar dalam memakmurkan masjid,” lanjutnya.
DMI, kata dia, berperan menyatukan berbagai elemen masyarakat melalui program-program yang inklusif, sehingga masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah saja, melainkan juga ruang yang menguatkan kebersamaan umat.
Selain itu, DMI juga menjadi media silaturahmi antar masjid yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat karena masjid memiliki peran strategis.
Dengan menjadi media silaturahmi antar masjid, maka DMI mendorong kolaborasi dalam mengelola sumberdaya, seperti berbagi pengetahuan, pengalaman, atau fasilitas untuk mendukung kegiatan keagamaan dan sosial.
“Dengan dimakmurkan, masjid akan menjadi ruang inklusif yang mampu membangun keimanan dan keilmuan umat,” pungkas Ketua DPD Hanura Sulsel ini. (*)







