KACE – Ratusan mobil mengantri untuk melewati Jalan alternatif di Palopo, Luwu, Sulawesi Selatan. Hal ini disebabkan terputusnya jembatan dan jalan utama yang sering dilewati untuk menuju Masamba, Luwu Utara.
KRI Sat Lantas Palopo Iptu Kamal menjelaskan, antrian bisa berlangsung selama 5-10 jam, sehingga para sopir harus bermalam.
“Kami dapat info selama jalur utama terputus maka dilakukan pengalihan arus lalu lintas dan mengakibatkan antrian yang panjang dan cukup lama,” terangnya.
Iptu Kamal melanjutkan, mendapatkan informasi itu pihaknya lantas mengajak teman-teman di satuannya untuk menyisihkan sedikit rezki. Melanjutkan, dirinya bersama bawahannya membagikan nasi kotak dan air minun bagi para supir.
Kebanyakkan yang sedang mengantri merupakan mobil ekspedisi serta truk-truk besar. Ia menuturkan, tidak hanya instansi kepolisian, namun ada juga komunitas sosial yang turut berpartisipasi.
Sementara itu, Dr. Andi Fadli salah satu penggerak Organisasi kemanusian yang ada di Palopo menerangkan, begitu mendapat panggilan dari Iptu Kamal segera meluncur ke lokasi.
“Ajak bebebrapa rekan lain untuk dampingi rombongan Kanit Regident berkegiatan di jalan alternatif tesebut,” tutupnya.(*)







