WONOMULYO-KACE — Provinsi Sulawesi Barat memang dikenal sebagai miniatur Indonesia. Di daerah ini, tak hanya Suku Mandar yang dapat ditemui, melainkan berbagai macam suku bangsa juga hidup rukun dan damai disini.
Salahsatu Wonomulyo, sebagai eks wilayah transmigran yang banyak dihuni oleh suku Jawa, kecamatan di Polman ini bahkan menjadi wilayah yang memiliki perkembangan ekonomi yang cukup pesat.
Saat hari keenam bersih-bersih masjid, Tim Bersih masjid merasakan sensasi membersihkan masjid di Jawa. “Kami sepertinya tidak berada di Sulbar, dari empat masjid yang kami bersihkan, kami disambut dengan bahasa Jawa. Khasnya lagi, nama dusun hingga desa, rata-rata diambil dari kosakata bahasa Jawa,” tuturnya.
Team begitu takjub saat berada di wilayah ini, meski sebagai penyangga ekonomi Polman, daerah Wonomulyo masih memiliki daerah pertanian yang asri dan keramahan penduduknya.
“Salah satu imam kampung atau tokoh masyarakat di Masjid Nurul Ikhsan Desa Bumimulyo yang menemani team saat membersihkan sangat welcome dan sangat berterimah kasih atas team bersih masjid PHS yang bekerja di bulan ramadhan dengan ikhlas selama 20 hari di Sulbar,” kata Maulana, koordinator Team.
Maulana menuturkan sangat gembira akan hal tersebut.







