Berita  

Prof Husain Syam Sebut Kualifikasi dan Kompetensi ISNU Sudah Tidak Diragukan


MAKASSAR, KACE — Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husai Syam, menyebut kualifikasi dan kompetensi orang-orang yang berada di Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Sulsel sudah tidak bisa diragukan lagi.

Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan saat menghadiri Pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sulsel di Jasmine Hall Hotel Claro Makassar.

Prof Husain yang juga Ketua ISNU Sulsel ini mengaku, saat Nahdlatul Ulama selaku Orangtua mencari calon penerus di kepengurusan maka di ISNU adalah salah satu Banom yang tepat. “Karena didalamnya banyak talenta dengan kualifikasi SDM yang tidak perlu diragukan lagi,” kata dia saat memberikan sambutan.

Pada acara tersebut turut dihadiri Ketum Pengurus Pusat ISNU Pusat KH Ali Masykur Musa, Kakanwil Kemenag Sulsel Muhammda Tonang dan sejumlah akademisi yang berkiprah di ISNU Sulsel.

Kakanwil Kemenag Sulsel Muh Tonang mengatakan, ISNU Sulsel sudah memiliki sumberdaya manusia yang sangat cukup karena diisi oleh sarjana sarjana dari berbagai jenjang akademik bahkan sampai Guru Besar dengan disiplin ilmu yang beragam, sehingga potensi besar ini harus didorong berbuat lebih nyata bagi NU dan Jamiyyahnya

Dirinya melanjutkan NU Sulsel sudah memiliki banyak sarjana dan akademisi, tapi hanya punya sedikit Perguruan Tinggi NU. “Menurut saya ini salah satu PR dan tanggungjawab ISNU untuk menjadi pioneer pendirian Lembaga Pendidikan dan Perguruan Tinggi NU dengan disiplin Ilmu yang Beragam di semua cabang Kabupaten Kota di Sulsel,” katanya.

Sehingga ajaran dan ideologi Aswaja An Nahdliyah bisa tetap terjaga di Tengah umat melalui Perguruan Tinggi.

Ketum Pengurus Pusat ISNU Pusat KH Ali Masykur Musa saat memulai Arahannya menceritakan bahwa ISNU secara formal lahir di Makassar, dan ini catatan sejarah yang harus dimaknai khusus oleh pengurus ISNU Prov Sulsel, dengan lebih aktif berkiprah di tengah umat dan wakil khusus bagi Nahdlatul Ulama.

Ketum PP ISNU juga menitipkan pesan agar Pengurus dan Kader ISNU memiliki dan mengasah 5 (lima) jenis Kompetensi diantaranya Kompetensi Pribadi, Kompetensi Kompetensi Ke NU an yang Ahlussunnah Wal Jamaah, Kompetensi Ideologis bagi Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, Kompetensi Keilmuan serta Kompetensi Ekonomi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *