Berita  

Begini Kendala Pelaksanaan MBG di Sulsel

MAKASSAR, KABARCELEBES.COM – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan semenjak program ini diluncurkan oleh presiden Prabowo pada 6 Januari 2025. Hal ini terungkap saat konferensi pers Gabungan Pengusaha Mitra Dapur Indonesia (GAPIMDO – MBG) di Makassar, Selasa 17 Juni 2025

Menurut ketua umum DPP GAPIMDO – MBG ,H.M. S.TRIBUANA, hal itu disebabkan ada oknum mengaku kerabat dari pejabat daerah ataupun pejabat pusat, tak terkecuali mengatasnamakan pejabat di BGN mengklaim telah membangun gedung dapur MBG di daerah setempat sehingga ketika ada masyarakat yang ingin berpartisipasi menjadi mitra dikatakan oleh oknum tersebut kalau di daerah itu sudah ada dan penuh walaupun kenyataan di lapangan belum ada dapur MBG beroperasi di daerah tersebut

Selain itu, ditemukan juga ada mitra mandiri dapur MBG yang sudah membangun gedung dapur serta sudah mengajukan permohonan verifikasi ke Badan Gizi Nasional (BGN), tapi tidak kunjung terverifikasi sebagai syarat untuk beroperasi tanpa diketahui apa penyebabnya. Akibatnya banyak mitra khawatir akan mengalami kerugian sebab biaya untuk membangun satu titik dapur MBG membutuhkan anggaran sampai Rp900 juta menggunakan 100% biaya sendiri tanpa ada bantuan dari pemerintah.

Tribuana menjelaskan, bahwa untuk pembangunan gedung dapur dan penyediaan kelengkapan termasuk mobil operasionalnya sampai bahan produksinya itu 100% menggunakan dana masyarakat yang ingin menjadi mitra, nanti hasil produksinya yang akan dibeli oleh pemerintah melalui BGN sebagai pelaksana program ini.

Menurut Hamzah Jarre salah satu mitra MBG asal kabupaten Pinrang mengatakan, sampai saat ini di kabupaten Pinrang baru ada sekitar 3 dapur MBG yang beroperasi padahal idealnya tiap kecamatan itu minimal terdapat 2 atau 3 titik dapur dengan target produksi 3000 sampai 4000 porsi per dapur per hari sebab pengiriman MBG dari titik dapur ke lokasi penerima manfaat tidak boleh melebihi 30 menit perjalanan.

Hal senada dikatakan Andis Mustafa ketua yayasan Putra Bone Eleven selaku rekanan dari BGN bahwa masih banyak daerah di Sulawesi Selatan belum ada gedung dapur mitra terverifikasi, salah satunya kabupaten Bone padahal menurutnya di sana sudah ada beberapa bangunan dapur mitra mandiri MBG yang sudah rampung terbangun dan siap beroperasi.

“GAPIMDO – MBG hadir menjadi jembatan antara mitra mandiri MBG dengan BGN untuk mewakili, melindungi dan memperjuangkan kepentingan pengusaha mitra dapur MBG anggotanya agar investasi mereka dalam mendukung program ini tidak mengalami kerugian” papar Tribuana

Untuk wilayah Sulawesi Selatan saat ini sudah ada sekitar 150 pengusaha mitra mandiri dapur MBG bergabung dalam GAPIMDO – MBG baik mitra yang gedung dapurnya sudah terbangun ataupun yang sementara masih proses pembangunan. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *