POLMAN, KACE — Kasus dugaan gratifikasi pengesahan APBD Polewali Mandar tahun 2016-2017 terus bergulir. Dimana sejumlah mantan pejabat hingga anggota dan mantan anggota DPRD periode 2014-2019 penuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk menjalani pemeriksaan, Senin (11/4) lalu.
Yang menarik, ada nama putra Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) ikut dipanggil, yakni Andi Ian Rusali Masdar. Ian merupakan legislator DPRD Polman periode 2014-2019.
Dari 17 nama tersebut, sembilan diantaranya masih aktif sebagai anggota DPRD Polman, dua diantaranya wakil ketua DPRD.
Humas DPRD Polman, Imran Amirullah menyebut, sembilan anggota DPRD Polman berangkat ke Jakarta untuk memenuhi panggilan KPK.
“Hanya sembilan orang yang dapat dipastikan ke Jakarta karena itu dewan yang masih aktif, selebihnya belum diperoleh konfirmasi terkait keberangkatannya,” kata Imran kepada wartawan.
Sebelumnya, sejumlah mahasiswa Sulbar juga mendesak KPK mengusut tuntas kasus tersebut. Salah satu mahasiswa, Irwan menilai bahwa KPK sebagai lembaga negara yang menangani dugaan perkara tindak pidana korupsi perlu keseriusan.
Sebab, kata Irwan, ini bisa menjadi preseden buruk bagi KPK jika terjadi pembiaran yang dapat melukai hati rakyat Kabupaten Polman dalam dugaan gratifikasi tersebut.
Selain itu, mereka juga mendukung KPK segera tetapkan tersangka atas dugaan gratifikasi pembahasan dan pengesahan APBD 2016-2017.
“Kami mendesak KPK memeriksa bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar (AIM) beserta jajaranya, atas dugaan gratifikasi, serta tangkap para pelaku yang terlibat dalam permufakatan jahat di Polman,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa mereka akan terus mendukung KPK untuk serius atas semua kasus yang ditangani.
Berikut nama-nama yang dipanggil KPK. Yakni Wakil Ketua I DPRD Polman Amiruddin, Wakil Ketua II Hamzah Syamsuddin. Sementara anggota DPRD meliputi Nurdin Tahir ( PKB) , Sahabuddin (PKB), Samirah Pratiwi (PKB) , Andi Aliawanti Patajang (PPP) , Raden Mulyo (Golkar) , Abd Muin (Demokrat) dan Hilal (Demokrat).
Anggota DPRD Polman periode 2014 – 2019 yang dikabarkan mendapatkan pemanggilan KPK, yakni Sukmawati Salam, Zainal Abidin, Arsat Assegaf, Busman M Yunus, Jamar Jasin Badu, Tanda, dan Andi Ian Rusali Masdar. (*)







