TAKALAR, KABARCELEBES.COM — Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat melalui program Mandiri Bakti Kesehatan. Kegiatan yang digelar Rabu, 15 Oktober 2025 ini menyasar 600 penerima manfaat di Takalar (Sulawesi Selatan), Kendari (Sulawesi Tenggara), dan Ambon (Maluku).
Program ini menjadi bagian dari gerakan serentak yang dilaksanakan di 12 kantor wilayah Bank Mandiri di seluruh Indonesia, dengan total 7.000 penerima manfaat. Sasaran penerima manfaat berasal dari beragam latar belakang, mulai dari nelayan, petani, pedagang pasar, pengemudi ojek dan angkutan umum, kuli angkut pelabuhan, hingga komunitas seni dan budaya tradisional.
Regional CEO Bank Mandiri Region X/Sulawesi & Maluku, Atta Alva Wanggai, menegaskan bahwa kesehatan merupakan pondasi penting peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Kehadiran Mandiri Bakti Kesehatan menjadi bukti komitmen kami dalam mendukung pemerataan akses layanan kesehatan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Bank Mandiri bekerja sama dengan rumah sakit setempat untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan umum seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi medis. Tak hanya itu, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis untuk meningkatkan kualitas penglihatan dan produktivitas kerja.
Program ini tak sekadar berfokus pada layanan medis, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat. Inisiatif tersebut sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul yang sehat dan berdaya saing.
“Melalui Mandiri Bakti Kesehatan, kami ingin mengajak masyarakat peduli terhadap kesehatan dan memperluas dampak sosial yang positif. Ini wujud sinergi kami dengan pemerintah untuk memperkuat fondasi kesehatan nasional,” tambah Atta.
Dengan konsistensi pelaksanaan program ini, Bank Mandiri berharap Mandiri Bakti Kesehatan dapat menjadi inspirasi gerakan bersama menjaga kesehatan masyarakat dan memperkuat ketahanan bangsa menghadapi tantangan masa depan. (*)







