BELUM banyak orang tahu ternyata ada pria asal Makassar menjadi menteri keuangan di Thailand. Akan tetapi saat itu masih bernama Kerajaan Siam ratusan tahun silam.
Menteri keuangan tersebut bernama Daeng Mangalle. Awalnya, Daeng Mangalle merupakan pangeran Kerajaan Gowa. Akibat VOC sukses menundukkan Kerajaan Gowa tahun 1669, Daeng Mangalle angkat kaki dari Makassar. Dia jadi satu dari sedikit orang yang tak mau tunduk kepada Belanda.
Dia kemudian pindah ke Banten membawa ratusan orang dari tanah kelahirannya. Di Banten, dia diterima secara baik oleh penguasa Banten.
Namun, tak lama Banten kemudian berkongsi dengan VOC yang membuat Daeng Mangalle kembali angkat kaki menuju ke Siam bersama rombongannya.
Di sana mereka disambut oleh Raja Phara Narai. Penyambutan ini sejalan dengan kecerdasannya mengelola uang, sehingga dia pun dipercaya menjadi bendahara kerajaan. Posisi bendahara kerajaan sama seperti menteri keuangan saat ini.
Sayangnya, posisi tersebut menjadi petaka bagi Daeng Mangalle. Sebab dia dituduh terlibat konspirasi melawan Raja Phra Narai.
Meski Daeng Mangalle sendiri membantah hal tersebut, raja tetap menuduh seluruh pihak tersebut ingin menjarah istana kerajaan, membunuh raja dan mengubah agama raja pengganti.
Atas dasar ini, raja mempersempit ruang gerak Daeng Mangalle dengan dengan meminta pasukan Prancis mengepung permukiman orang Makassar di Ayuthia. Alhasil, pertempuran pun tak bisa dihindari. Daeng Mangalle dan orang-orang Makassar sukses membunuh tentara menggunakan tombak dan keris.
Akibat kalah jumlah dan persenjataan, orang-orang Makassar sukses dikalahkan pasukan Siam. Begitu juga Daeng Mangalle yang berhasil dibunuh oleh orang Siam pada sekitar 1686. (dari berbagai sumber)

