
MAKASSAR, KACE — Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Selatan menyelenggarakan pelatihan teknisi sound sistem masjid kepada 30 peserta takmir masjid yang berasal dari wilayah Kota Makassar dan sekitarnya di Jalan Sungai Tangka, Makassar, Senin 2 Desember 2024.

Pelatihan ini menyuguhkan bimbingan tentang dasar-dasar penataan sound system masjid, pengukuran gaung dan tingkat kekerasan suara, serta penataan akustik masjid.

Wakil Ketua DMI Sulsel Rusdi Hidayat dalam sambutannya mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu agenda prioritas organisasi.
“Seminar ini merupakan salah satu kegiatan unggulan DMI, yaitu bagaimana sebaik mungkin pengelolaan sound sistem untuk masjid agar bisa didengar dengan enak serta bagaimana pemeliharaannya,” kata Rusdi.
Ia pun berharap dukungan penuh dari pemerintah berperan dalam pengembangan DMI dan pengelolaan masjid.
Bendahara DMI Sulsel Hasnawi Makkatutu menambahkan, masjid perlu ditata agar maslahat untuk bagi masjid dan masyarakat.
Untuk bisa menghasilkan suara yang baik, diperlukan upaya lebih karena kebanyakan masjid dibangun belum memperhatikan penataan akustik, sehingga timbul suara yang bergaung, gema dan suaranya pecah. “Hal ini dilihat DMI dan dicarikan solusinya,” ujarnya.
DMI juga menyiapkan tiga program. Pertama gerakan bersih – bersih masjid, perbaikan sound system dan desain masjid.
“Jadi jika ada pengurus masjid yang ingin dibantu, silakan menghubungi kami,” ujar Hasnawi.
Sebelumnya, Ketua DMI Sulsel Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta’) mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat agar tata suara seperti azan dengan suara yang jernih, demi kenyamanan di lingkungan masjid.
Ia berharap dengan pelatihan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan warga setempat untuk memakmurkan masjid sekitarnya.
Selain itu, pelatihan tersebut untuk memberikan bekal kepada pengurus masjid dalam persoalan teknis sound system pengeras suara sehingga kondisi lingkungan masjid lebih nyaman dan sejuk. (*)







