MAKASSAR.KACE — Yusran, S.Pd. Gr, adalah mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Universitas Negeri Makassar, asal Polewali Mandar, menjadi wisudawan terbaik pertama, dari 3.227 wisudawan yang digelar di Lantai 3 Menara Phinisi Jalan AP Pettarani Makassar, Selasa 15 Februari 2022.
Mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar ini, meraik IPk 3,97. Sementara wisudawan terbaik kedua adalah Jamal S.Pd. Gr dengan IPK 3.94, serta Varian Violeta, S.AP., Gr, dengan IPK 3.93.
Kali ini UNM mewisuda sebanyak 3.227 orang, yang terdiri dari 3.032 orang Guru Kemdikbudrisrek dan 195 orang guru Kemenag.
Rektor UNM, Prof. Dr. Ir. Husain Syam, M.TP.,IPU, ASEAN Eng mengatakan pengukuhan PPG periode ini merupakan presentase kelulusan terbesar 82.73% dalam skala nasional.
“Presentase wisuda kali ini diatas angka rata-rata nasional yang hanya 64 persen, ini luar biasa karena dilakukan secara blu daring. Ini juga bagian dari karena UNM sudah siap infrastruktur teknologi dan IT dalam memberikan pembelajaran,” ujar Prof Husain Syam.
Di tahun 2022 ini, kata Prof Husain, UNM telah mempersiapkan para calon alumni PPG dalam mempersiapkan generasi yang mampu menghasilkan kualitas SDM unggul dan maju.
“Di 2022 ini kita sementara mempersiapkan guru profesional, dengan harapan guru yang berada di semua level pendidikan adalah guru yang memang merupakan garda terdepan bangsa dan dijaminkan meningkatkan kualitas belajar sehingga menghasilkan SDM unggul dan maju,” terang mantan Dekan FT UNM dua periode ini.
Tidak hanya itu, Guru besar di bidang pertanian itu juga menyampaikan bahwa UNM saat ini masih menjadi salah satu kampus terbaik di Indonesia dalam penyelenggaraan PPG diantara 61 penyelenggara lain.
“Saya perlu sampaikan bahwa UNM masih yang terbaik dari 61 penyelenggaraan PPG di Indonesia. Apa yang dicapai hari ini adalah perjuangan yang luar biasa, karena kita telah mempersiapkan alumni PPG yang mampu menjadi andalan bangsa,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Profesi Guru Kemdikbudristek RI, Temu Ismail yang mengikuti prosesi wisuda PPG secara daring menyampaikan Yudisium dan wisuda ini merupakan titik awal proses kehidupan dalam berprofesi guru.
“Kita berharap para wisudawan PPG tahun ini menjadikan masa depan untuk mengamalkan ilmu dan lebih bertanggung jawab, berkompeten dan memiliki kualitas yang mumpuni,” ungkap Temu Ismail.
Dirinya juga berharap Yudisium dan wisuda hari ini menjadi pencetus dan mendedikasikan diri secara tulus dan ikhlas dalam menerapkan ilmu yang pendalaman materinya untuk dibawah ke masyarakat dan menjadi bekal awal dalam menghadapi tantangan.







