MAJENE.KACE — Ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB), Prof Husain Syam hadir di desa Bukku, Majene, Kamis 28 April 2022. Dia disambut oleh para jamaah di Masjid Raudatul Muqarabah KH Muhammad Saleh di desa itu.
Sebagai bentuk penghormatan, PHS pun didaulat untuk memberikan sepatah kata di hadapan para jamaah. Pada kesempatan itu, PHS menegaskan bahwa semua warga di Sulbar terutama keluarga Mandar sesuai nama organisasinya, adalah satu. “Kita semua satu, yang di masjid ini adalah keluarga kami, semoga juga jamaah disini bisa menganggap saya sebagai keluarganya,” kata PHS.
Selain itu, PHS juga memberikan sumbangan untuk pembangunan dan pengembangan masjid senilai 100 juta rupiah. “Jangan diliat nominalnya, tapi nilai manfaatnya untuk para jamaah. Semoga dapat digunakan oleh pengurus Masjid dan diterima sumbangan ini dari saya tanpa penilaian yang macam-macam. Saya sebagai Hamba Allah juga ingin punya pahala di bulan Ramadhan ini,” ungkap PHS.
Jamaah Masjid Raudatul Muqarabah KH Muhammad Saleh, pun shalat taraweh secara berjamaah di malam ke 27 ramadhan tersebut. PHS terlihat ikut di dalam shaf bersama jamaah lain.
Tokoh Agama Sulbar, Hajrul Malik yang mendampingi PHS hadir pada pelaksanan sholat malam 27 Ramadhan di Bukku tersebut, mengatakan, kegiatan yang digelar rutin setiap tahun itu dipadati sekitar 10 ribu an jamaah dari seluruh pelosok Sulawesi Barat. “Umumnya mereka adalah anggota jamaah tariqat qadiriyah dan masyarakat sekitar,” ujar Hajrul.
Sementara kehadiran PHS, kata Hajrul, sebagai bagian dari tokoh pendidikan Sulawesi Barat yang meminta restu dan doa dari annangguru dan jamaah untuk dikaruniai kelancaran memimpin UNM dan Sulbar ke depan.
Dalam sambutannya tokoh panitia sekaligus putera dari annangguru KH. Hasan Usi, ustad Husain merasakan kegembiraan atas kehadiran tokoh pendidikan sekelas PHS. Ia pun meminta kepada jamaah untuk mendoakan beliau kelak diberi amanah memimpin Sulbar untuk memajukan pendidikan menjadi unggul dan maju.







