MAKASSAR, KACE — Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) diperingati setiap tanggal 20 Mei. Momentum ini untuk memperingati hari dimana masyarakat Indonesia telah menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan, dan kesadaran sebagai sebuah bangsa.
Harkitnas bagi Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta’) adalah sebuah hari untuk mengenang perjuangan melawan penindasan penjajah.
Menurut Ketua DPD Pepabri Sulselbar ini, peringatan ini hendaknya tidak hanya sekadar seremonial saja. Dirinya mengajak memahami esensi dari hari bersejarah ini.
Sebagai orang yang peduli terhadap bangsa, ia tak henti – hentinya mengingatkan tentang ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi di tengah masyarakat.
Untuk itu, semangat persatuan yang digagas oleh Budi Utomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa, khususnya di Sulsel.
“Saya mengimbau agar hari ini menjadi momentum menjaga semangat persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujar Ketua DPD LVRI Sulselbar ini.
Tidak hanya itu, hari kebangkitan ini harus mampu menjiwai semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan.
“Yang terpenting adalah semangat menjadikan Sulsel jauh lebih maju, bersih dan bermartabat serta jiwa nasionalisme yang senantiasa tetap tumbuh selamanya,” pungkas eks Pangdam XIV Hasanuddin ini. (*)







