MAKASSAR, KABARCELEBES.COM – Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sulselbar Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki memimpin rapat koordinasi bersama seluruh jajaran organisasi tingkat kabupaten dan kota se Sulselbar di Makassar melalui zoom meeting, Rabu 11 Juni 2025.

Kegiatan tersebut guna memperluas hasil rapat pleno di tingkat dewan pimpinan pusat.
Sesuai amanat, wadah LVRI dibuat sebagai organisasi masyarakat yang sifatnya independen. Di mana anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) harus dipedomani dalam setiap pelaksanaan program kerja untuk membantu pemerintah.
Dimulai dengan mensosialisasikan
JSN 45 (Jiwa, Semangat, Nilai 45) yang bertujuan untuk membangkitkan dan menanamkan kembali jiwa, semangat, dan nilai-nilai kejuangan 1945 pada generasi muda, khususnya di lingkungan sekolah.
Program ini menekankan pentingnya pendidikan karakter dan pemahaman sejarah bangsa untuk membangun bangsa yang lebih kuat dan berintegritas.
“Kegiatan ini (JSN 45) juga sebagai wujud eksistensi LVRI di mata masyarakat luas,” ujarnya.
Sesuai instruksi DPP, dirinya meminta seluruh pimpinan di daerah agar melakukan pendataan ulang anggota veteran dan Piveri hingga ke tingkat ranting. Di mana tercatat ada 27 DPC LVRI dan 137 ranting se Sulselbar.
Terkait Pemuda Panca Marga (PPM), menurutnya, perlu dilibatkan dalam setiap kegiatan LVRI, sekaligus dilakukan pembinaan agar tetap dalam koridor.
Anggota PPM, kata dia, perlu juga dimasukkan dalam struktur LVRI, mengingat terbatasnya sumber daya manusia.
“Jangan sampai ada anggota PPM yang luput dari monitoring. Sehingga perlu diteliti atau dicek dengan seksama,” tegasnya.
Sementara masalah aset, DPC LVRI diminta agar segera melaporkan secara detail. Baik itu berupa tanah, bangunan hingga kendaraan. “Poin – poin tersebut segera dikerjakan atau ditindaklanjuti,” serunya. (*)







