MAKASSAR, KACE — Mahasiswa Mamasa merasa bahwa Sulawesi Barat (Sulbar) perlu peningkatan Indeks Prestasi Manusia (IPM) yang signifikan. Pasalnya, Sulbar masih tertinggal dari provinsi lain di Indonesia.
Atas dasar tersebut, mereka menganggap Sulbar tahun 2024 mendatang, harus dimenangkan oleh tokoh pendidikan yang mengerti Sulbar serta ingin berbuat banyak terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan maju.
Satu-satunya yang dianggap mampu adalah Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) saat ini, Prof Husain Syam (PHS).
“Kami tentu tidak mengkampanyekan PHS secara instan, kami hanya membangun komunikasi kepada calon pemilih agar dapat menentukan sikap secara rasional sesuai kebutuhan Sulbar,” kata salah seorang mahasiswa saat bertemu PHS di Makassar, beberapa waktu lalu.
Senada, salah satu tokoh masyarakat Mamasa, Prof Mithen Lullulangi mengapresiasi jiwa kepemimpinan PHS.
“Saya melihat semakin banyak tokoh-tokoh politik yang mendekat ke PHS. Saya melihat ada Ketua DPRD Mamasa dan Wakil Bupati Mamasa yang instens berkomunikasi dengan PHS,” katanya.
Mithen melihat PHS begitu dihargai di Mamasa. Hal itu terbukti saat PHS hadir dalam HUT Kabupaten Mamasa yang disambut bak artis oleh masyarakat.
“Saya kira dengan itu, Mamasa begitu akrab dengan PHS. Sehingga wajar jika beliau dan mahasiswa punya visi yang sama dalam peningkatan SDM dan IPM Sulbar yang masih tertinggal,” ujarnya.
Mithen juga menuturkan, meski mahasiswa tidak mengarah kepada dukungan ke salah satu calon, tapi dukungan visi PHS untuk kemajuan Sulbar tetap disupport.
Meski tidak dianjurkan berpolitik praktis, mahasiswa merasa terpanggil untuk meyakinkan pemilih untuk cerdas memilih figur untuk kemajuan Sulbar. (*)







