Berita  

Mulyadi Prayitno : SDM Ansor Harus Lebih Unggul agar Lebih Sejahtera

POLMAN, KACE — Gerakan Pemuda Ansor Cabang Polewali Mandar menggelar pelantikan dan pendidikan dan pelatihan (Diklat) terpadu dasar (DTD) ke 9 di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (13/3).

Hadir sebagai pemateri Mulyadi Prayitno yang menggantikan Profesor Husain Syam (PHS) yang juga Ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Wilayah Sulsel dan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM).

Dalam pembahasannya, Mulyadi menekankan pentingnua penguatan sumber daya manusia (SDM). Meski diketahui bersama jika anggota Ansor sangat besar, sekira 13 juta, namun jika SDM dalam organisasi tidak mumpuni, maka bukan tidak mungkin Ansor sulit beradaptasi dengan kondisi saat ini.

“Apalah arti sebuah kuantitas dalam organisasi jika tidak ditunjang dengan SDM yang unggul, maka akan susah menyesuaikan dengan era teknologi saat ini,” kata Mulyadi.

Penguatan SDM ini sejalan dengan misi PHS yang akan dikuatkan guna membangun Provinsi Sulbar.

Sehingga menurut Mulyadi, Ansor harus bisa lebih maju dengan menempa para kader agar bisa berperan dalam pembangunan bangsa, khususnya di Sulbar.

“Banyaknya anggota tidak bisa dijadikan indikator bahwa sebuah organisasi besar. Namun harus juga dibarengi kemampuan berpikir dalam memajukan organisasi,”ujarnya.

Untuk itu, tantangan Ansor ke depan adalah dari revolusi indsutri 4.0. Bahkan, Ansor harus membangun hingga industri 5.0 agar mampu menyesuikan diri hidup di era metaverse. Sehingga generasi NU harus bisa beradaptasi dengan digitalisasi.

Tidak hanya itu, belakangan ini banyak beredar berita-berita bohong atau hoax. Sehingga manusia saat ini hidup di dua dunia. Yakni dunia nyata dan maya. “Melawan hoax Ansor harus memperkuat “tentara siber” nya,” tegas Mulyadi yang juga kader Senior NU ini.

Ke depan, lanjutnya, harus ada upaya pendidikan digitalisasi di Ansor yang bisa membangkitkan ekonomi. “Contoh, anggota Ansor membuat konten-konten di medsos yang bisa menghasilkan,”cetusnya. (awy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *