Berita  

Panglima Ta’ Tekankan Manajemen Masjid Profesional, Transparan dan Inklusif

MAKASSAR, KABARCELEBES.COM — Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan memfasilitasi Rapat Tindak Lanjut Dialog Pecinta Masjid dari Berbagai Organisasi Kemasyarakatan Islam (Ormas) dengan mengusung tema “Masjid sebagai Jantung Umat”, yang berlangsung pada Ahad, 10 Januari 2026, di Kantor MUI Sulawesi Selatan, Jalan Emmy Saelan, Makassar.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulsel Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta’).

Menurutnya, rapat ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarormas Islam dalam mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat.

Panglima Ta’ menekankan pentingnya penguatan manajemen masjid yang profesional, transparan, dan inklusif, agar masjid mampu menjawab tantangan zaman serta menjadi rumah besar umat Islam tanpa sekat organisasi dan golongan.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel menyampaikan dukungan penuh pemerintah terhadap upaya kolaboratif lintas ormas dalam memakmurkan masjid sebagai pilar moderasi beragama dan kerukunan umat.

Sementara dalam arahannya, pimpinan MUI Sulsel menegaskan bahwa masjid adalah jantung umat, tempat berdenyutnya kehidupan spiritual, intelektual, dan sosial masyarakat Muslim. Oleh karena itu, masjid tidak boleh hanya dipahami sebagai ruang ritual semata, melainkan harus dihidupkan sebagai pusat pembinaan akidah, akhlak, persatuan, serta solusi problem umat.

Dalam rapat tersebut berlangsung dinamis, para pimpinan ormas Islam sepakat perlunya langkah konkret dan berkelanjutan, antara lain melalui penandatanganan MoU antar pimpinan Ormas dengan; Penguatan fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan karakter, dan pelayanan sosial umat; Sinergi program lintas ormas dalam pembinaan takmir dan remaja masjid; Peningkatan kualitas khutbah dan kajian yang menyejukkan, mencerahkan, dan mempersatukan umat; dan Pemanfaatan teknologi informasi untuk pengelolaan dan dakwah masjid berbasis digital.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum dan Sekretaris Umum MUI Sulsel, Kabag TU Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, serta pimpinan ormas Islam tingkat wilayah dan provinsi. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *