Panglima Ta’ bersama pengurus DMI Sulsel
MAKASSAR, KACE — Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Selatan menggelar Rapat Pleno Diperluas, pelantikan PAW PW DMI dan Pengurus Lembaga periode 2021 – 2026, sekaligus peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW di Gedung IMMIM, Selasa 21 Maret 2023.

Sebelum pelantikan, Hikmah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dibawakan KH Amirullah Amri. Dalam tausiahnya, ia mengajak pengurus masjid untuk tampil memberikan pemahaman tentang agama yang baik dan jangan mau dipecah belah.
Menjelang Ramadan, ia mengimbau umat Muslim melakukan sujud syukur karena Allah telah memanjangkan usia dan bisa bertemu bulan suci ini.
Selain sujud syukur, juga berdoa agar senantiasa diberi kesehatan, kemampuan, kemauan dan petunjuk untuk melaksanakan secara sempurna ibadah puasa.
Sementara itu, Ketua Umum DMI Sulsel M Amin Syam di awal arahannya kembali memperkenalkan Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta’) bahwa ayahnya (Bau Sawa) merupakan penghafal Alquran.
“Saya kenal sosok Bau Sawa ini sebagai seorang penghafal Alquran yang baik,” ujarnya.
Selanjutnya, Amin Syam berpesan hasil rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Pengurus Pusat DMI, harus segera segera dilaksanakan.
Menanggapi soal politik masuk masjid, menurutnya tidak dilarang membahas politik di masjid. Namun jangan mengarahkan memilih salah satu calon di dalam masjid. Terlebih di Sulsel terdapat 16 ribu masjid dengan dua jutaan pengurusnya.
Menjadi pengurus DMI, lanjut Amin Syam, adalah sebuah pengabdian. Salah tugas DMI adalah menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan ekonomi.
Dirinya ingin pengusaha yang juga pengurus DMI ikut berperan aktif mewujudkan konsep pengembangan ekonomi.
Ia berharap kepada koordinator wilayah menjadikan dua masjid sebagai percontohan, seperti masjid raya dan yang dibina oleh DMI.
Ia pun kembali mengingatkan kepada pengurus DMI untuk selalu memakmurkan masjid dan jangan membuat perpecehan.
Pada kesempatan itu, Panglima Ta’ yang juga Ketua Dewan Pakar DMI Sulsel itu, memberikan masukan tentang manajemen masjid. Salah satunya melibatkan pemuda dalam kepengurusan masjid.
Memakmurkan umat di sekitar masjid juga merupakan tantangan bagi pengurus DMI, khususnya bidang ekonomi.
Untuk itu, dirinya telah menyiapkan lokasi masjid sebagai proyek percontohan Infaq Mart, tepatnya di Masjid Nurul Hayati, Barombong.







