MAKASSAR, KABARCELEBES.COM – Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 9 Desember ini, dengan tema ”Satukan Aksi Basmi Korupsi” kembali menguji keseriusan pemangku kebijakan.
Ketua DPD Partai Hanura Sulsel Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta’) mengatakan, mengapa sampai saat ini korupsi terus terjadi, bisa saja reformasi hukum belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan.
Menurutnya, transparansi dalam birokrasi dan perang melawan korupsi jangan hanya sekadar slogan semata.
Sebab, publik berharap keseriusan dan ketegasan pihak terkait dalam pemberantasan rasuah di Tanah Air, khususnya di Sulsel. Meskipun hal ini perlu keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat.
“Korupsi dapat dicegah jika seluruh elemen terlibat. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sehingga, dirinya berharap momen ini menjadi dorongan nyata untuk memperkuat budaya integritas dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.
Hakordia, kata Panglima Ta’ mengingatkan bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh integritas yang menjadi fondasi.
Melalui Hakordia kali ini, semangat anti korupsi tidak hanya berhenti pada jargon semata, melainkan berkelanjutan serta berdampak nyata bagi rakyat. (*)

