MAKASSAR, KACE — Sejumlah nama akan diusulkan Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel untuk menjabat Pj Gubernur Sulsel menggantikan Andi Sudirman Sulaiman.
Masa jabatan Andi Sudirman Sulaiman akan berakhir pada 5 September 2023 mendatang atau sebulan lebih lagi.
Nama Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam menjadi salah nama yang diusulkan.
Selain Prof Husain Syam, ada nama – nama lain berpeluang menjabat Pj Gubernur Sulsel dari latar belakang sipil dan militer yang beredar.
Mereka adalah mantan Kapolda Sulsel sekaligus Inspektur Utama Setjen DPR RI Komjen Pol Purn Nana Sudjana, Staf Ahli Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman Menko Polhukam Laksamana Muda Abdul Rivai Ras, Rektor Universitas Hasanuddin Prof Jamaluddin Jompa.
Selanjutnya Inspektur Jenderal Depdagri Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bachtiar dan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal M Piliang.
Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel, Rahman Pina mengatakan, partainya belum memastikan nama akan diusulkan, namun kini beredar sejumlah nama yang berpeluang.
“Pasti kita akan usulkan figur terbaik, tapi belum ada nama,” kata Rahman Pina baru – baru ini.
Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel kini masih menunggu surat dari pimpinan DPRD Sulsel untuk konsultasi ke DPD I Partai Golkar Sulsel terkait pengusulan nama calon Pj Gubernur Sulsel.
Pj Gubernur Sulsel akan menggantikan Gubernur Sulsel sebab terjadi kekosongan jabatan sebelum Pilgub Sulsel digelar pada 27 November 2024 mendatang.
Merujuk Pasal 201 pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, kekosongan jabatan akan diisi oleh pimpinan tinggi madya yang ditunjuk oleh pemerintah pusat.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan kriteria penjabat (pj) gubernur yang nantinya akan ditempatkan mengisi kekosongan jabatan. (*)







