Berita  

Rektor UNM Diamanahkan Sebagai Dewan Kebudayaan Kota Makassar

MAKASSAR, KACE — Rektor Universitas Negeri Makassar Profesor Husain Syam dikukuhkan menjadi Dewan Kebudayaan Kota Makassar.

Hal itu tertuang dalam surat keputusan (SK) per tanggal 29 Maret 2022 dengan nomor: 1417/430. 05/Tahun 2022 tentang pembentukan tim Dewan Kebudayaan Kota Makassar periode 2022-2026 oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Sosok Rektor UNM memang diketahui sangat peduli dengan budaya yang ada di Sulawesi Selatan. Karena itu, Danny Pomanto tidak salah dalam mengamanahkan sebagai Dewan Kebudayaan Kota Makassar.

Dalam SK yang diterbitkan oleh Wali Kota Makassar itu, para Dewan Kebudayaan Kota Makassar diberikan sejumlah tugas dan tanggungjawab sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatuan.

Pertama, merumuskan dan merekomendasikan arah kebijakan pemerintah kota Makassar di bidang kebudayaan. Kedua, memberikan saran dan pertimbangan dalam perumusan pokok pikiran pemajauan kebudayaan daerah.

Kemudian ketiga, melaksanakan sidang tentang penentuan pemberian gelar adat terhadap seseorang yang berjasa dan punya andil dalam bidang seni budaya, tradisi budaya, maupun tamu kehormatan berdasarkan usulan Walikota.

Keempat, melaksanakan sidang lainnya terkait hal-hal berkaitan dengan kebudayaan. Dan yang kelima adalah, melaksanakan pertemuan tatap muda dan juga dialog secara virtual, bertempat diruang sidang utama Museum Kota Makassar, atau sesuai petunjuk arahan wali kota.

Dalam event atau kegiatan yang sering dilakukan UNM selama ini, juga kerap menampilkan budaya khas Bugis-Makassar, yang dinilai sangat penting sebagai upaya melestarikan budaya leluhur Sulawesi Selatan.

Begitu pula di setiap hari-hari besar lainnya, yang melibatkan para budayawan dan lembaga kemahasiswaan dari Seni. Rektor UNM sangat peduli dan menjadi prioritas dalam terselenggaranya acara tersebut.

Hari Kebudayaan Kota Makassar merupakan satu-satunya Kota di Indonesia yang setiap tahun diperingati setiap tanggal 1 April, sebagai upaya menjaga dan melestarikan budaya leluhur yang ada di Sulawesi Selatan.

Hari Kebudayaan yang digagas oleh Pemerintah Kota Makassar bersama Dinas Kebudayaan Kota Makassar pun turut menjadi perhatian bagi pemerintah pusat, apalagi tahun ini merupakan kali keempat digelarnya hari kebudayaan dengan berbagai rangkaian kegiatan. (awy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *