MAKASSAR, KABARCELEBES.COM – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Selatan, Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta’) bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir meresmikan langsung Masjid Baitul Aqsha di Jalan K.H. Abdul Djabbar Ashiry, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Senin (7/9/2026).

Dalam sambutannya, Panglima Ta’ mengingatkan tentang fungsi masjid sesuai khittah-nya. Yakni, bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual mahdhah, melainkan wajib bertransformasi menjadi episentrum pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dakwah, serta pusat pembangunan.
Selain itu, ketika ketersediaan fisik masjid sudah mencukupi kebutuhan, fokus utama para takmir kini harus dialihkan pada aspek fungsional, yaitu optimalisasi dakwah, pendidikan, dan penguatan ekonomi keumatan.
“Perlu juga saya ingatkan tentang Surah At-Taubah ayat 18 yang menjelaskan bahwa orang yang pantas memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang beriman yang mendirikan salat, menunaikan zakat, dan hanya takut kepada Allah,” ujar Panglima Ta’ yang juga Ketua DPD Hanura Sulsel ini.
Sementara Munafri Arifuddin memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Abd. Wahid Ismail yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan Masjid Baitul Aqsha.
Ia menekankan bahwa fungsi masjid tidak boleh hanya sebatas tempat pelaksanaan ibadah salat lima waktu saja. Tetapi fungsinya harus meluas menjadi pusat pembangunan peradaban umat.
“Masjid bukan hanya bangunan yang megah, tapi tempat untuk membangun peradaban,” kata Munafri. (*)







