MAKASSAR, KABARCELEBES.COM – Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka (PERWIRA-LPMT) melakukan audiensi dengan Ketua Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) Sulsel Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta’) di Makassar, 1 Juni 2025.

Tujuannya untuk meminta arahan terkait persiapan Gau Maraja yang akan berlangsung 3 hingga 5 Juli 2025 mendatang di Leang-Leang, Maros.
Panglima Ta’ mengatakan, kegiatan ini harus dijadikan momentum yang baik untuk mengajak seluruh stakeholder memelihara dan melestarikan adat istiadat.
Dirinya kemudian berpesan agar kegiatan ini bukan hanya ajang seremoni, melainkan upaya konkret untuk mendekatkan generasi muda, terutama generasi milenial akan nilai – nilai budaya.
“Bisa juga sebagai simbol kegiatan budaya yang bertujuan membangkitkan kembali nilai-nilai adat dan warisan leluhur, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya ke mata dunia internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Perwira La Patau Matanna Tikka Andi Muhammad Sapri Pamulu memaparkan gagasan kegiatan di hadapan Panglima Ta’.
Nantinya, kata dia, kegiatan tersebut meliputi festival budaya, permainan rakyat, pameran UMKM, kerajinan, kuliner, seminar internasional dengan tema pra-sejarah, karts, pangan dan budaya. Selain itu, akan ada juga off-road IOP team di destinasi wisata dengan pesan budaya dan karnaval budaya. (*)







