Sejumlah tiang internet di samping rumah warga
GOWA, KACE — Dinilai mengganggu dan merusak estetika, menjorok ke jalan dan halaman rumah, warga Perumahan Bumi Batara Mawang Permai (BBMP) Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Gowa menolak pemasangan tiang jaringan internet yang belakangan kian gencar dilakukan provider internet.
Abdul Kadir, salah seorang warga BBMP, mempertanyakan izin pemasangan tiang provider yang dilakukan tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu.
Dirinya menegaskan jika warga lainnya juga menolak adanya pemasangan tiang tersebut karena dianggap akan berisiko di kemudian hari.
“Saya langsung tanyakan ke pekerjanya soal izin pemasangan tiang dan mereka (pekerja) mengaku telah diberi izin dari lurah dan RT setempat,” kata Abdul Kadir, Sabtu 5 November 2022.
Senada, Abriawan, warga BBMP juga mempertanyakan izin atau rekomendasi dari pihak kelurahan tentang pemasangan tiang provider tersebut.
Menurutnya, pemerintah dalam hal ini lurah tidak bisa seenaknya memberikan izin kepada provider tanpa ada musyawarah dengan masyarakat, khususnya warga BBMP.
Asrul, warga lainnya mengatakan, pemasangan tiang fiber optic yang terjadi selama ini sudah cukup membuat warga tidak nyaman.
Parahnya, pemasangan tiang dilakukan menggerombol dengan tiang listrik di tepi jalan, sehingga satu titik bahkan bisa terdapat beberapa tiang.
Kondisi tipografi yang tidak rata juga membuat tiang FO tidak mampu menopang kabel FO agar lebih tinggi di udara. Sehingga semrawutnya kabel FO mengganggu kegiatan.
Geram dengan aksi provider tersebut, Irwan, warga BBMP lainnya bahkan mengancam akan mencabut tiang – tiang yang sudah ditanam jika hal ini terus dilanjutkan dan tidak ada solusi dari provider dan kelurahan.
Dikonfirmasi, Ketua RT 2 RW 1 Lingkungan Bintasi, Kelurahan Borongloe, Syarifuddin Arham dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada pemberitahuan dari pihak provider dan kelurahan terkait proyek tersebut.
Dirinya kemudian mengimbau kepada warga untuk melarang aktivitas tersebut jika merasa keberatan.
“Saya tidak pernah diberitahu pihak provider dan lainnya kalau ada seperti ini (pemasangan tiang). Kalaupun ada pemberitahuan maka saya dengan tegas menolak,” kata Arham sapaan akrabnya. (*)







