AIA – Panglima Ta’ Menguat di Pilgub Sulsel

Kolase foto AIA dan Panglima Ta'. IST

MAKASSAR, KACE — Bursa bakal calon Gubernur Sulsel pada Pilkada 2024 terus bergulir. Hanya saja, hampir semua lapisan masyarakat masih bertanya – tanya siapakan yang akan ikut bertarung pada kontestasi politik lima tahunan tersebut.

Bahkan, beberapa pengamat politik memprediksi sedikitnya tiga atau empat pasangan bakal calon yang bakal berebut suara pada Pilgub Sulsel November 2024 mendatang.

Belakangan, Ketua Partai Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) berpasangan dengan Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki (Panglima Ta’) menguat.

Pasalnya, kedua tokoh ini dinilai memiliki tingkat elektoral yang tinggi. Dimana Panglima Ta’ merupakan eks Pangdam XIV Hasanuddin yang sangat memahami teritorial dan kondisi Sulsel.

Tidak hanya itu, Panglima Ta’ saat menjabat Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulsel yang memiliki jaringan di 15.000 masjid.

Sementara AIA merupakan salah politisi Gerindra yang ikut memenangkan pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres lalu.

Hal inilah yang membuat banyak lapisan masyarakat ingin menduetkan kedua figur tersebut.

Pakar politik Prof Sukri Tamma, menilai pada prinsipnya, pilkada itu untuk menarik perhatian masyarakat. Prinsip dasar itu yang membuat kader partai ataupun bukan, sama-sama punya peluang.

”Kalau back ground TNI/Polri kan punya jaringan. TNI sampai Koramil dan Polri ada Polsek,” ujarnya belum lama ini.

Dengan begitu, mereka akan menjadi warna tersendiri, sebab mereka merupakan kandidat alternatif jika parpol sulit menentukan keputusan dari kesepakatan sesama partai.

Ketua Agung Pengurus Pusat Majelis Keturunan To Manurung Yang Mulia Andi Pamadengrukka Mappanyompa mengatakan, Panglima Ta’ adalah keturunan asli To Manurung yang dikenal bijak dan religius serta terkenal dengan integritasnya.

“Panglima Ta’ ini mewakili Gowa, Bone, Luwu Raya dan Toraja. Bahkan di seluruh wilayah di Sulsel. Jadi tidak ada lagi keraguan untuk memimpin Sulsel. Kami pun sepakat mendukung penuh untuk membawa Sulsel jauh lebih maju dan bermartabat,” ungkapnya di Makassar.

Sehingga, lanjut dia, dirinya yakin seluruh keturunan To Manurung atau keluarga besar Panglima Ta’ yang tersebar di 24 kabupaten dan kota, akan mendukung penuh langkah Panglima Ta’.

Dimintai tanggapan, Panglima Ta’ mengaku masih menunggu respon masyarakat partai politik.

Terkait ada yang menyandingkan dirinya dengan Bupati Gowa, dirinya mengatakan hal itu adalah bentuk animo masyarakat.

“Saya kira politik ini dinamis. Semua bisa terjadi. Selalu ada kejutan dalam pesta demokrasi,” kata eks Pangdam XIV Hasanuddin ini.

Untuk partai, Ketua Pepabri Sulselbar

ini membeberkan setidaknya telah berkomunikasi dengan beberapa petinggi partai. Bahkan, ketua umumnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *