Peluang Menang Seto – Rezki Semakin Besar, Mengapa ?

Pilwalkot Makassar

MAKASSAR, KACE -– Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Makassar nampaknya semakin dinamis menjelang pendaftaran.

Namun, ada yang menarik perhatian publik. Pasalnya, sejumlah partai politik kini berubah arah dukungan meski sebelumnya telah berkomunikasi dengan salah satu calon wali kota.

Partai Demokrat yang sebelumnya dikabarkan akan mendukung Munafri Arifuddin kini berbalik arah.

Itu setelah Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah mengumumkan pasangan Adi Rasyid Ali dan Amri Arsyad sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Makassar.

“Ada kesepahaman antara Demokrat dengan PKS untuk bersama-sama. Saya kira tugas Selanjutnya adalah mencukupkan kursi karena kita gabung berdua baru 9 kursi,” jelas Ketua Demokrat Sulsel Ni’matullah, baru – baru ini.

Hal ini membuat peluang menang Andi Seto Gadhista Asapa-Rezki Mulfiati Lutfi (ASA-Rezki) di Pilwalkot Makassar semakin besar.

Mengapa demikian, salah satu faktornya adalah NasDem berkoalisi dengan Gerindra dan PSI. Selain itu, potensi Pilwalkot Makassar hanya diikuti tiga poros bisa saja terjadi.

“Jika itu terjadi, otomatis peluang menang pasangan Seto – Rezki semakin besar. Sebab, ada yang terancam batal bertarung,” ucap Ketua Pemuda Pemerhati Politik Sulsel, Muhammad Ramdani di Makassar, Selasa 6 Agustus 2024.

Sebelumnya, PKB juga berbalik arah mengusung paket Indira Yusuf Ismail dan Ilham Fauzi Amir Uskara di Pilkada Makassar.

Padahal, PKB lebih dulu mendeklarasikan siap berkoalisi dengan partai Golkar untuk mengusung Munafri Arifuddin sebagai 01.

Ketua PKB Fauzi Andi Wawo mengatakan, partainya mengusung Indira – Fauzi karena sejalan dengan usungan di Pilgub Sulsel. (*)

Rekomendasi B.1-KWK

Partai Gerindra mengaku sudah memberikan rekomendasi usungan ke bakal pasangan calon  Sulawesi Selatan (Sulsel). Rekomendasi yang diberikan sudah berupa B.1-KWK.

“Sudah, sudah duluan dia minggu lalu diserahkan di Jakarta, sudah A1 itu,” ujar Ketua Bappilu Gerindra Sulsel Harmansyah.

Rekomendasi itu, kata Harmansyah, diserahkan langsung oleh Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco ke ASA di Jakarta, Rabu (17/7) lalu. Saat pemberian rekomendasi, Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) tidak hadir lantaran ada kegiatan lain. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *